MAKASSAR,17 Februari 2026,redaksimedia.com – Pertamina Patra Niaga Wilayah Sulawesi, memastikan bahwa ketersediaan stok tabung LPG 3 Kg (kilogram) menjelang Ramadan dan idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam kondisi aman.
Sales Branch Manager Sulselbar VI Gas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Wahyu Purwatmo mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Ramadan, Pertamina menambah pasokan sebanyak 426.840 tabung LPG 3 kg atau sekitar 5,4 persen dari rata-rata penyaluran bulanan.
Penambahan pasokan tabung LPG 3 kg sudah mulai dilakukan Pertamina sejak 14 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga akhir bulan.
“Mendukung penyaluran LPG 3 kg di Sulsel, secara total di Sulsel mulai 14 Februari ada tambahan penyaluran LPG 426.840 tabung, itu akan berlangsung hingga akhir bulan,” kata Wahyu Purwatmo, Selasa (17/2/2026).
Tak hanya menambah pasokan, Pertamina juga memastikan ketahanan stok di tingkat depo dalam kondisi aman.
Wahyu Purwatmo menjelaskan, stok LPG 3 kg di depo memiliki ketahanan lebih dari 10 hari. Sementara di tingkat SPBE, ketahanan stok lebih dari satu hari karena setiap hari ada pengiriman dari skid tank.
Selain itu, Wahyu Purwatmo mengatakan, ada delapan sektor yang dilarang untuk memakai tabung LPG 3 Kg. Itu sesuai dengan sesuai Edaran Dirjen Migas tahun 2022.
Adapun delapan sektor tersebut yaitu, restoran, hotel, usaha binatu, usaha batik, usaha peternakan, usaha pertanian (di luar ketentuan Perpres 38/2019), usaha tani tembakai dan usaha las.
“Dalam kaitannya dengan 8 sektor yang dilarang untuk menggunakan LPG 3 kg, kami mengimbau kepada masyarakat untuk bijak menggunakan LPG 3 kg sesuai peruntukannya,” katanya.
Selain itu, Wahyu juga memastikan bahwa stok LPG nonsubsidi aman menyambut Ramadan dan Idulfitri.
Ia mengatakan, ketahanan stok di depo Terminal Makassar dan Terminal Bosowa 10.466 di atas 10 hari.
Untuk memudahkan masyarakat, Pertamina menyiapkan agen dan pangkalan siaga selama Ramadan dan Idulfitri.
Bahkan tersedia layanan Pertamina Delivery Service (PDS) untuk LPG nonsubsidi yang bisa diakses melalui Call Center 135 maupun aplikasi MyPertamina. Produk akan langsung diantar ke rumah konsumen.
“Kami juga ada juga PDS (Pertama Delivery Service) ini khusus non subsidi da Call Centre 135 atau My Pertamina nanti produknya diantar ke rumah,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt Kadis ESDM Sulsel Andi Eka Prasetia mengatakan, Pemprov Sulsel bersama Pertamina melakukan pemantauan sejumlah SPBU agem LPG di Kota Makassar, Selasa (17/2/2026).
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, maka dari itu kami, sesuai arahan pimpinan Bapak Gubernur secara langsung kami memantau dan memastikan ketersediaan BBM dilakukan di beberapa SPBU di Kota Makassar,” kata Andi Eka.
Tidak hanya itu, Dinas ESDM Sulsel juga berkoordinasi dengan Pertamina, untuk melakukan terkait ketersediaan stok BBM dan LPG selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
“Kita melihat tadi di SPBU yang kunjungi di beneran tempat, semua aman dan hasil koordinasi pihak Pertamina, stok yang tersedia masih aman untuk proyeksi di Bulan Suci Ramadan hingga idul fitri,” ungkapnya.
















