SELAYAR,6 Juni 2026,redaksimedia.com – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meresmikan Tugu Ujung Aspal Selatan Sulawesi yang berlokasi di Desa Appatanah, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Jumat (5/6/2026).
Peresmian tersebut turut dihadiri Bupati Kepulauan Selayar, Muh Natsir Ali, Wakil Bupati Muhtar, unsur Forkopimda, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa pembangunan tugu tersebut memiliki makna lebih dari sekadar penanda geografis di titik paling selatan Pulau Sulawesi.
Menurutnya, tugu tersebut merupakan simbol identitas, kebanggaan, dan harapan masyarakat yang berada di ujung selatan Pulau Sulawesi. Kehadiran tugu ini juga menjadi bukti bahwa pembangunan harus menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terluar, dengan perhatian dan kesempatan yang sama.
“Tugu ini bukan sekadar pembangunan fisik atau penanda geografis, tetapi simbol identitas, kebanggaan, dan harapan masyarakat di ujung selatan Pulau Sulawesi. Kehadirannya menjadi bukti bahwa pembangunan harus menjangkau seluruh wilayah, hingga ke titik terluar sekalipun, dengan perhatian dan kesempatan yang sama,” katanya.
Gubernur berharap keberadaan Tugu Ujung Aspal Selatan Sulawesi dapat menjadi ikon baru pariwisata yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kepulauan Selayar.
Selain itu, tugu tersebut diharapkan dapat memperkuat promosi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
“Kami berharap tugu ini menjadi ikon baru yang mampu meningkatkan arus kunjungan wisatawan, memperkuat promosi daerah, serta menggerakkan perekonomian masyarakat setempat,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengajak masyarakat Sulawesi Selatan dan berbagai komunitas untuk mengunjungi Tugu Ujung Aspal Selatan Sulawesi serta menikmati keindahan alam yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Mari datang dan saksikan langsung Tugu Ujung Aspal paling selatan di Pulau Sulawesi. Kami menunggu kehadiran seluruh masyarakat Sulawesi Selatan dan para komunitas untuk menikmati pesona Selayar dari ujung selatan Sulawesi,” tutupnya.
















