Makassar 22 Oktober 2026,redaksimedia.com – Politeknik Bosowa memperkuat komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja internasional melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI). Kamis(22/10/26).
Penandatanganan kerja sama tersebut diwakili oleh Wakil Direktur III Politeknik Bosowa, Alang Sunding, S.ST., M.T. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membuka peluang kolaborasi untuk meningkatkan kompetensi, kesiapan kerja, serta akses informasi bagi mahasiswa yang ingin berkarier di luar negeri.
Kegiatan dirangkaikan dengan pembukaan peningkatan kapasitas pekerja migran Indonesia tahun 2026 yang dibuka oleh Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd., M.I.Kom.
Kehadiran Wakil Menteri dalam pembukaan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kesiapan calon pekerja migran Indonesia agar memiliki keterampilan dan pemahaman yang memadai sebelum memasuki dunia kerja internasional.
Wakil Direktur III Politeknik Bosowa, Alang Sunding, S.ST., M.T., mengatakan bahwa kerja sama dengan BP3MI merupakan peluang bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam menyiapkan lulusan yang memiliki daya saing lebih luas, termasuk di tingkat internasional.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap mahasiswa Politeknik Bosowa mendapatkan akses terhadap informasi, pengembangan kompetensi, dan peluang kerja yang lebih luas. Kami ingin lulusan tidak hanya memiliki keterampilan sesuai bidang keahliannya, tetapi juga kesiapan untuk menghadapi tantangan dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan kapasitas dan kompetensi menjadi aspek penting dalam mempersiapkan calon pekerja migran Indonesia. Selain keterampilan teknis, kesiapan mental, pemahaman prosedur penempatan, serta pengetahuan mengenai hak dan perlindungan pekerja juga perlu menjadi perhatian.
Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pemerintah diharapkan mampu menciptakan jalur pengembangan sumber daya manusia yang lebih terarah, sekaligus mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan peluang kerja internasional secara terencana dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui kolaborasi, Politeknik Bosowa berharap dapat memperluas kontribusinya dalam menyiapkan lulusan yang profesional, adaptif, dan mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Kerja sama dengan BP3MI tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Politeknik Bosowa dalam memperkuat relevansi pendidikan vokasi dengan kebutuhan pasar kerja, serta mendukung penyiapan tenaga kerja Indonesia yang kompeten dan terlindungi.
















