Sinyal Telkomsel Dorong Perekonomian Petani Desa Kompang Sinjai Tengah

Foto Junar Salah Seorang Petani Di Desa Kompang Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai Sulsel tengah beraktifitas di kebunnya.
Foto Junar Salah Seorang Petani Di Desa Kompang Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai Sulsel tengah beraktifitas di kebunnya.
banner 120x600
banner 468x60

Makassar,29 Agustus 2025,redaksimedia.com-Bank Indonesia Sulawesi Selatan Merilis Sektor Pertanian tumbuh 3,36 persen pada triwulan kedua tahun 2025.

Sektor Pertanianlah yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberikan kontribusi pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Di Sulawesi Selatan sebesar 16,55 Persen

banner 325x300

Dari data tersebut,petani Sulsel di kategori sebagai petani sejahtera.

Junar ( 34 ) Tahun Salah seorang petani di desa kompang kecamatan Sinjai tengah kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan memiliki lahan seluas lima ribu meter persegi atau setengah hektar yang merupakan pemberian dari orang tuanya.

Lahan seluas lima ribu meter persegi, kemudian di bagi menjadi tiga petak,untuk menanam padi,coklat,pala dan merica.

Junar menjelaskan dalam satu tahun bisa melakukan panen sawah dan kebun sebanyak dua kali.Sekali Panen Junar bisa mendapatkan 5 hingga 10 juta rupiah.Hasil panen sawah dan kebunnya di jual ke pasar tradisional yang tak jauh dari rumahnya.Menurut Junar,Hasil panen sangat membantu untuk keperluan keluarganya sehari-hari,selebihnya Junar tabung untuk keperluan masa depannya.

” Satu kali panen padi bisa dapat 20 karung,begitu juga dengan hasil panen pala,coklat dan merica,masing-masing bisa dapat 10 karung.ujar Junar.”

Dengan adanya jaringan Telkomsel 4G di desa kompang sangat membantu Junar dalam mempromosikan hasil kebunnya melalui media sosial. Tak hanya di media sosial,Junar sering mendapat pesanan order dari langganan melalui telepon dan Wa.Bahkan ada pelanggannya dari kabupaten Gowa dan kabupaten bone yang datang membeli hasil kebunnya.

Junar mengaku sangat terbantu dengan kartu simpati yang telah di pakai selama 8 tahun dalam proses promosi dan penjualan hasil kebunnya.

Telkomsel kembali memperkuat komitmennya dalam menghadirkan konektivitas digital yang merata hingga ke pelosok negeri.

Vice President Area Network Operations Telkomsel Pamasuka, Aris S. Utomo menyampaikan, “Hadirnya Telkomsel d tidak lepas dari dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak baik pemerintah pusat, provinsi dan daerah. Kehadiran Sinyal Telkomsel menjadi bagian dari semangat Telkomsel untuk terus Majukan Indonesia melalu pemerataan akses digital. Dengan teknologi 2G/4G, diharapkan masyarakat dapat menikmati layanan komunikasi dan internet yang lebih baik, membuka peluang baru dalam pendidikan, ekonomi, dan sosial.”

 

Memperingati Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia dengan tema utama “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Telkomsel mengukuhkan komitmennya untuk terus memajukan bangsa. Tema nasional tahun ini selaras dengan tema Telkomsel dalam merayakan kemerdekaan, yakni “Nyalakan Semangat Indonesia”, yang merupakan perwujudan nyata dari peran Telkomsel sebagai penggerak ekosistem digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan dengan menyatukan, memberdayakan, dan memajukan masyarakat melalui solusi teknologi terdepan menuju visi Indonesia Emas 2045.

Semangat kemerdekaan ini menjadi inspirasi sekaligus pengingat bagi Telkomsel untuk terus berkontribusi nyata dan  memajukan bangsa. Melalui Nyalakan Semangat Indonesia, kami berkomitmen menjadi digital enabler yang mewujudkan masyarakat Indonesia berdaya saing tinggi untuk menciptakan masa depan gemilang.”

Memasuki usia yang ke 30 Tahun Telkomsel konsisten menghubungkan masyarakat melalui jaringan lebih dari 280.000 Base Trasnceiver Station (BTS) yang menjangkau 97 persen populasi termasuk di Sulsel. Jumlah ini akan terus bertambah seiring upaya penambahan BTS yang dilakukan khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

General Manager Region Network Operations and Productivity Telkomsel Sulawesi Asep Hermawan menyatakan, perluasan jaringan di Sulawesi Selatan terus dilakukan lewat kolaborasi pemerintah dan masyarakat.

“Telkomsel terus menjalin koordinasi intensif dengan masyarakat, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memastikan ketersediaan dan kualitas jaringan terbaik di wilayah 3T,” tandasnya. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *