Bangkit Bersama Bank Mandiri, Bakpia Malino Buktikan UMKM Bisa Go Nasional

Peranan Bank Mandiri Dalam Mendorong Perekonomian Masyarakat

Ibu Ratnasari Owner Bakpia Markisa Malino UMKM Binaan Bank Mandiri Region X/Sulawesi & Maluku.
Ibu Ratnasari Owner Bakpia Markisa Malino UMKM Binaan Bank Mandiri Region X/Sulawesi & Maluku.
banner 120x600
banner 468x60

Makassar,14 November 2025,redaksimedia.com-Kota Makassar merupakan ibukota propinsi Sulawesi selatan.,Makassar juga sebagai hub di kawasan timur Indonesia. Makassar memiliki ragam budaya dan kuliner yang membuat daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Tak hanya itu, di Makassar banyak cemilan-cemilan khas olahan Usaha Mikro Kecil Menengah yang bisa di jadikan buah tangan atau oleh-oleh buat keluarga terdekat dan relasi.

Salah satunya yakni produk Usaha Kecil Menengah Bakpia Markisa Malino.
Bakpia Markisa Malino merupakan produk olahan UKM yang terbuat dari olahan tepung terigu, gula pasir,markisa dan selai dengan berbagai varian rasa dan kemasan.
Ibu Ratna Sari Owner Bakpia Markisa Malino Menceritakan awal mulanya membuat Bakpia Malino menjadi produk UKM sejak tahun 2022 lalu.Ratna Sari mencoba inovasi pembuatan Bakpia dengan mengunakan markisa yang merupakan produk lokal asli dari Malino.Sejak saat itu dirinya bersama keluarga mulai memproduksi dan memasarkan produk UKM Bakpia Markisa Malino melalui media sosial Facebook, IG,dan grup WA.Menurut Ratna Sari Di pakai Brand Bakpia Markisa Malino,mengingat dirinya lahir dan dibesarkan di kecamatan TinggiMoncong Malino Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

banner 325x300

” Banyak Orang mengenal Bakpia identik dari Kota Yogjakarta,namun saya mencoba membuat inovasi bakpia dengan mengunakan markisa dari Malino”.ujar ratnasari.”

Bakpia Markisa Malino memiliki Enam Varian Rasa terdiri dari Bakpia Ubi ungu, Bakpia Kacang Merah, Bakpia Kacang Hijau, Bakpia Coklat, Bakpia Keju dan Bakpia Mix (Perpaduan dua rasa)

Seiring berjalannya waktu Produk Usaha Kecil Menengah Bakpia Markisa Malino milik ibu Ratnasari mendapat dukungan dan pendampingan dari Bank Mandiri Region X Sulawesi & Maluku.
Pendampingan dari Bank Mandiri berupa pelatihan-pelatihan digital marketing tentang pengembangan usaha,dan tata cara membuat kemasan produk yang baik.Tak hanya itu,Bank Mandiri menyediakan tenant-tenant untuk mengikuti pameran-pameran produk UKM di Sulawesi Selatan hingga Jakarta.

Produk Bakpia Markisa Malino bisa di temui di objek-objek wisata seperti Malino Highlands,Malino Kampung Eropa,sementara di Makassar Bakpia Markisa Malino dapat di temui di toko-toko oleh-oleh, roti daeng,dan di etalase lobby hotel Claro,hotel aerto smile dan hotel Vasaka.Harga Bakpia Markisa Malino cukup terjangkau yakni Rp.25.000 perkemasan.

Tak Hanya itu Produk Bakpia Markisa Malino sudah terdaftar di Produk Ekatalog Kementrian.

Dukungan dan Pendampingan dari Bank Mandiri Region X Sulawesi & Maluku membuat Usaha Kecil Menengah Bakpia Malino bisa menguasai pasar di Makassar hingga ke luar Makassar,seperti Medan,Palembang, Jakarta,Surabaya,Malang,Bali dan Kupang dengan omset sebesar 10 Juta perbulan.

Peranan Bank Mandiri Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Melalui Usaha Mikro Kecil Menengah

Bank Mandiri Region X Sulawesi & Maluku Memiliki Peranan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Usaha Mikro Kecil Menengah di Makassar.
Panji Priasmoro – Vice President Bank Mandiri Region X/ Sulawesi & Maluku Mengatakan Bank Mandiri secara nasional senantiasa mendukung penguatan perekonomian di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini juga diwujudkan oleh Bank Mandiri Region X/Sulawesi dan Maluku yang memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian UMKM di Kota Makassar melalui berbagai program pembiayaan, kemitraan strategis, dan pemberdayaan usaha lokal.
Panji Menjelaskan Bank Mandiri Region X Sulawesi & Maluku telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke 59 UMKM di Makassar dengan nilai sebesar Rp.991,8 Miliar dengan total debitur 7.537 per 30 September 2025.

” Dengan menyediakan produk kredit yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pelaku UMKM, serta menghadirkan program pendampingan, pelatihan, dan edukasi finansial, Bank Mandiri berupaya membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas produksi, pengelolaan usaha, serta daya saing mereka di pasar.”ujar Panji.”

Selain itu, Bank Mandiri juga melihat peluang besar untuk berinovasi melalui digitalisasi sektor UMKM, guna mendorong efisiensi dan akses keuangan yang lebih luas. Demi menunjang hal tersebut, Bank Mandiri menghadirkan inovasi aplikasi Livin’ Merchant by Mandiri, yang memberikan kemudahan akses ke layanan perbankan (access to finance) bagi pelaku UMKM.

Aplikasi ini berfungsi sebagai aplikasi kasir digital (point of sales) yang secara otomatis mendigitalisasi aktivitas transaksi dan menerima pembayaran melalui sarana QRIS, yang dapat dipindai oleh pembeli menggunakan rekening bank maupun dompet digital apa pun. Aplikasi ini dapat digunakan tanpa biaya, sehingga membantu menekan biaya operasional usaha. Selain itu, merchant juga memperoleh pencairan dana hasil transaksi pada hari yang sama hingga tiga kali sehari, yang sangat membantu mempercepat perputaran modal kerja dan menjaga likuiditas usaha para pelaku UMKM.

Melalui kombinasi strategi pembiayaan, pemberdayaan, serta digitalisasi, Bank Mandiri Region X Sulawesi & Maluku berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menjadikan UMKM di Makassar semakin tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi.”

Peranan Bank Mandiri Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Dalam Pandangan Akademisi

 

Dr. Andi Nur Bau Massepe, Pengamat Ekonomi dan Dosen UNHAS
Dr. Andi Nur Bau Massepe, Pengamat Ekonomi dan Dosen UNHAS

Dosen Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanudin dan juga pengamat ekonomi UMKM Andi Bau Massepe Mengatakan apa yang dilakukan Bank Mandiri Region X Sulawesi & Maluku bagi UMKM di Makassar sebagai pendampingan sangat mendorong tingkat ekonomi UMKM tersebut.Menurutnya tujuan pendampingan dari Bank Mandiri Region X Sulawesi & Maluku agar usaha UMKM dapat berkelanjutan.

Manfaat pelatihan bagi UMKM adalah menambah ilmu bisnis. Kiat tahu tidak semua pelaku UMKM paham mengelola bisnis dengan baik.”tutup Andi bau.”

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *