Menko Pangan Tinjau Dua SPPG di Kabupaten Gowa, Tegaskan Pentingnya Layanan Gizi Tanpa Henti Saat Libur Sekolah

banner 120x600
banner 468x60

Gowa, 06 Februari 2026,redaksimedia.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan melaksanakan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kab. Gowa, yaitu SPPG Somba Opu Tombolo 2 didampingi oleh Kepala SPPG Faisal, Kunjungan ini bertujuan memastikan efektivitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah dan tenaga pengajar, terutama dalam menyiasati masa libur sekolah, serta mendorong sinergi antara SPPG dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

SPPG Somba Opu (beroperasi sejak 08 Desember 2025) melayani 2.817 penerima manfaat, terdiri dari 2.620 siswa serta 197 Tenaga Pendidik. SPPG Somba Opu Tombolo 2 (beroperasi sejak 08 Desember 2025) didukung 50 tenaga (47 relawan, 1 Ka. SPPG, 1 ahli gizi, dan 1 akuntan) dan melayani 2.817 penerima manfaat yang tersebar di 9 sekolah.

banner 325x300

Menko Pangan secara khusus mengapresiasi strategi SPPG Somba Opu Tombolo 2 dalam menjaga kontinuitas distribusi MBG di masa libur sekolah. Pada kunjungan hari Jumat (06/02/2026), terlihat langsung bahwa dapur umum ini tetap mendistribusikan MBG kepada 2817 penerima manfaat, yang terdiri dari 2620 siswa dan 197 Tenaga Pendidik.

Kepala SPPG Somba Opu Tombolo 2, Faisal, menjelaskan bahwa pada umumnya menu MBG yang didistribusikan kepada penerima manfaat berupa menu basah. Namun, seiring dengan persiapan menghadapi bulan Ramadan, SPPG mulai menyesuaikan pola distribusi dengan menyediakan menu kering yang lebih praktis dan tetap memenuhi standar gizi.
“Biasanya kami mendistribusikan menu basah, namun untuk persiapan Ramadan kami mulai menyiapkan menu kering seperti roti, kacang-kacangan, dan susu UHT kemasan. Menu kering ini tetap kami susun dengan memperhatikan keseimbangan gizi, yang mencakup sumber karbohidrat, protein nabati, protein hewani, serta serat” ujar Faisal.

Menko Pangan menambahkan, keberadaan ahli gizi di setiap SPPG merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan Program MBG tidak hanya berjalan secara berkelanjutan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas gizi anak sekolah dan tenaga pendidik.

Dengan pendampingan tenaga profesional, penyesuaian menu di berbagai kondisi, termasuk masa libur sekolah dan bulan Ramadan, diharapkan tetap menjaga mutu dan manfaat program bagi masyarakat.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *