Makassar,16 April 2026,redaksimedia.com-Upaya memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri kembali ditunjukkan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa (Unibos) melalui rapat penjajakan kerja sama bersama PT Bosowa Isuma yang dilaksanakan pada 15 April 2026 secara daring.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam merancang kolaborasi strategis, khususnya sebagai persiapan menuju penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Program Studi Budidaya Perairan Unibos dengan PT Bosowa Isuma. Kegiatan dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian, Ketua Program Studi Budidaya Perairan dan Peternakan, jajaran dosen, serta penanggung jawab tambak dari pihak perusahaan.
Dekan Fakultas Pertanian Unibos, Dr. Amirudin, S.P., M.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa forum ini menjadi momentum strategis untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara kampus dan industri.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting untuk memperkenalkan potensi Fakultas Pertanian, khususnya Budidaya Perairan dan Peternakan. Kami berharap kerja sama ini dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak,” ujarnya.
Diskusi yang berlangsung produktif membahas berbagai aspek teknis pengelolaan tambak, mulai dari pentingnya riset awal terkait kondisi tanah dan kualitas air, hingga strategi peremajaan lahan melalui pengolahan menggunakan traktor sebagai tahap persiapan budidaya.
Sejumlah masukan konstruktif juga mengemuka dalam forum tersebut. Secara tidak langsung, peserta menyoroti pentingnya pemilihan komoditas yang tepat dan efisien, salah satunya melalui pengembangan budidaya ikan bandeng umpan yang dinilai memiliki potensi pasar yang jelas serta siklus produksi yang relatif singkat.
Perwakilan penanggung jawab tambak dari PT Bosowa Isuma, Iksan, menyambut positif berbagai masukan yang disampaikan dan menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti hasil diskusi melalui survei lapangan sebagai langkah awal implementasi.
Sementara itu, Ketua Program Studi Budidaya Perairan Unibos, Kariyanti, S.Pi., M.Pi., menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi pintu masuk bagi penguatan kualitas program studi.
“Kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi pengembangan Budidaya Perairan, sekaligus mendorong kemajuan Fakultas Pertanian secara keseluruhan melalui kolaborasi yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Melalui inisiasi ini, Universitas Bosowa terus memperkuat peran strategisnya dalam menjembatani kebutuhan industri dengan dunia akademik, guna menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata dalam pengembangan sektor perikanan budidaya yang berkelanjutan.
















