Ragam  

Festival Cap Go Meh,Walubi Sulsel Lestarikan Budaya Tionghoa

banner 120x600
banner 468x60

Makassar,2 Februari 2025,redaksimedia.com- Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi )Sulawesi Selatan Mengelar Festival Cap Go Meh Di Makassar Minggu 2 Februari 2025.

Festival Cap Go Meh Merupakan rangkaian tahun baru Imlek 2576/2025 yang dikemas dalam arak arakan dewa dan budaya ini disambut antusias masyarakat kota Makassar.

banner 325x300

Masyarakat memenuhi setiap jalan yang menjadi rute arak arakan dewa dan budaya festival Cap Go Meh 2025, mulai star Jalan Sangir, lalu memutar ke jalan Ahmad Yani, menuju ke klenteng Xian Ma Jalan Sulawesi.
Antusias Masyarakat menyaksikan festival Cap Go Meh Makassar 2025 yang kembali hadir, setelah penantian 11 tahun lamanya, sejak 2014 lalu.

Ketua Panitia Festival Cap Go Meh Roy Ruslim mengatakan ada 12 Vihara, Klenteng, organisasi masyarakat ikut terlibat sebagai peserta arak arakan tersebut.

“Sungguh merupakan catatan sejarah yang patut di banggakan bahwa pada event ini sebanyak 12 Vihara, Klenteng dan Rumah Ibadah ambil bagian dengan menampilkan 18 tandu dewa dalam prosesi ini.

Rekor luar biasa jumlah peserta nya sebanyak 6 ribu dari berbagai vihara, Klenteng, Rumah Ibadah dan organisasi lainnya,” ucap Roy Ruslim dalam sambutannya.

Ketua DPD Walubi Sulawesi Selatan Henry Sumitomo mengatakan Kegiatan skala nasional ini mengangkat tema kebersamaan dalam keberagaman menuju generasi emas 2045.

“Mengingatkan pentingnya kebersamaan ditengah keberagaman masyarakat kota Makassar, menjadi modal utama menuju generasi emas 2045

Melalui kegiatan ini, Walubi Sulsel berupaya melestarikan nilai-nilai budaya tionghoa yang universal karena sejati nya telah menjadi kekayaan kebudayaan nusantara,” ujarnya.

Menurut Henry Sumitomo proses sakral arak arakan dan budaya menjadi salah satu yang telah ditunggu sejak lama, karena terakhir kali diadakan 2014.

“Kegiatan diikuti 12 klenteng, Vihara yang ada di Sulsel, ada dari Galesong Takalar, Parepare. Proses ini menjadi yang terbesar terutama dari jumlah peserta.

Tujuan kegiatan ini sebagai wujud toleransi, kebersamaan antara berbagai komponen masyarakat yang ada di Kota Makassar. Menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata, yang sebelumnya sempat terpuruk pasca pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry mengapresiasi kembali hadirnya festival Cap Go Meh. Ia mengaku Pemprov sangat mendukung kegiatan ini menjadi agenda tahunan.

“Pemprov Sulsel  tentu sangat mendukung dan mensupport kegiatan ini, karena bagian dari budaya sulsel yang sudah mengakar, sudah membaur jadi harmoni dalam bingkai keberagaman.

Olehnya itu saya menyambut baik. Kami harap ini menjadi event tiap tahun, menjadi identitas kita semua,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *