Maros, 20 April 2026,redaksimedia.com – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menyatakan kesiapan dalam melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kesiapan ini dilakukan secara menyeluruh melalui pengaturan alur pelayanan jemaah, penyiapan fasilitas pendukung, serta dukungan personel operasional guna memastikan proses keberangkatan
berjalan aman, tertib, dan lancar.
Pada penyelenggaraan haji tahun ini, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menghadirkan layanan
Mecca Route untuk pertama kalinya sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan kepada jemaah.
Sebanyak 7 counter Mecca Route telah disiapkan untuk mendukung proses pemeriksaan dokumen keimigrasian Arab Saudi yang dilakukan sebelum keberangkatan.
Layanan Mecca Route merupakan fasilitas khusus yang memungkinkan jemaah haji menyelesaikan proses
keimigrasian Arab Saudi di bandara keberangkatan. Dengan adanya layanan ini, setibanya di Arab Saudi,
jemaah tidak perlu lagi melalui proses pemeriksaan imigrasi sehingga waktu kedatangan menjadi lebih
efisien.
Selain itu, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga menyiapkan area holding jemaah, boarding
lounge, serta fasilitas ibadah guna mendukung kenyamanan selama proses keberangkatan. Dari sisi
pengamanan, sebanyak 33 personel Petugas Keamanan Bandara (Airport Security) ditugaskan di Asrama
Haji Makassar untuk melaksanakan pemeriksaan keamanan terhadap bagasi tercatat jemaah haji guna
mencegah masuknya barang terlarang (prohibited items) ke dalam pesawat udara, serta melakukan
pemeriksaan terhadap jemaah, orang perseorangan, bagasi kabin, dan barang bawaan sesuai ketentuan
keamanan penerbangan.
Adapun penerbangan perdana jemaah haji dijadwalkan akan dilaksanakan pada Rabu dini hari, 22 April
2026, yang menandai dimulainya operasional embarkasi haji tahun ini. Penerbangan tersebut akan
melayani rute Makassar menuju Madinah.
General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha,
menyampaikan bahwa seluruh kesiapan telah dilakukan melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak
terkait. “Kami memastikan seluruh aspek pelayanan jemaah telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari alur keberangkatan, fasilitas, hingga dukungan personel. Koordinasi terus kami lakukan bersama
Kementerian Haji & Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, pihak maskapai, serta stakeholder terkait guna
memastikan seluruh proses berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ruly Artha menambahkan bahwa kehadiran layanan Mecca Route menjadi nilai tambah
dalam pelayanan haji tahun ini. “Layanan ini memberikan kemudahan bagi jemaah karena proses
keimigrasian dilakukan lebih awal, sehingga saat tiba di Arab Saudi jemaah dapat langsung melanjutkan
rangkaian ibadah dengan lebih nyaman,” tambahnya.
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan optimal
selama periode operasional haji, baik pada fase keberangkatan maupun kepulangan jemaah. Melalui
sinergi dengan seluruh stakeholder, diharapkan seluruh rangkaian pelayanan haji tahun ini dapat berjalan
dengan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah.
















