Malaysia,29.April 2026,redaksimedia.com- Komitmen Universitas Bosowa dalam menghadirkan pendidikan hukum yang unggul dan berdaya saing internasional kembali diwujudkan melalui kunjungan akademik Fakultas Hukum Universitas Bosowa ke Klinik Bantuan Guaman Fakulti Undang-Undang Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia pada Senin, 27 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari rangkaian agenda kolaborasi internasional antara Universitas Bosowa dan UiTM Malaysia yang bertujuan memperkuat jejaring akademik, memperluas wawasan keilmuan, serta mendorong pengembangan praktik pendidikan hukum berbasis pengalaman.
Kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi Fakultas Hukum Universitas Bosowa untuk mempelajari secara langsung praktik layanan bantuan hukum yang dijalankan oleh UiTM, khususnya dalam mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pengabdian kepada masyarakat. Melalui observasi lapangan dan diskusi interaktif, delegasi Unibos memperoleh pemahaman mendalam mengenai model pendidikan klinis hukum yang tidak hanya menekankan aspek teoritis, tetapi juga keterampilan praktis, etika profesi, dan sensitivitas sosial.
Delegasi Universitas Bosowa dipimpin oleh Wakil Rektor III, Prof. Dr. Nasrullah, S.T., M.T., didampingi Dekan Fakultas Hukum, Prof. Dr. Yulia A. Hasan, S.H., M.H., serta jajaran pimpinan dan sivitas akademika Fakultas Hukum. Kehadiran delegasi ini menegaskan komitmen Unibos dalam terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan dinamika profesi hukum di tingkat global.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Hukum Universitas Bosowa, Prof. Dr. Yulia A. Hasan, S.H., M.H., menegaskan bahwa kunjungan ini memberikan perspektif baru dalam pengembangan pendidikan hukum di Unibos. “Klinik bantuan hukum merupakan jembatan antara teori dan praktik. Melalui kunjungan ini, kami memperoleh banyak inspirasi untuk terus memperkuat model pembelajaran hukum yang aplikatif, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Rektor III Universitas Bosowa, Prof. Dr. Nasrullah, S.T., M.T., menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam mendorong transformasi pendidikan tinggi. “Pengalaman belajar lintas negara seperti ini sangat penting untuk memperluas perspektif akademik, meningkatkan kualitas institusi, dan mempersiapkan lulusan yang mampu berkompetisi di tingkat global,” tuturnya.
Sementara itu, Darmawan Dahlan menilai bahwa kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memperkaya pengalaman akademik mahasiswa dan dosen, sekaligus membuka peluang implementasi praktik terbaik dari UiTM dalam pengembangan layanan bantuan hukum di Universitas Bosowa. Menurutnya, sinergi seperti ini akan semakin memperkuat posisi Fakultas Hukum Unibos sebagai institusi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi global.
Melalui kunjungan ini, Universitas Bosowa kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi internasional yang bermakna. Tidak hanya memperluas jejaring global, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Unibos dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kompetensi lulusan, serta menghadirkan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu hukum di tingkat regional maupun internasional.
















