Kinerja QRIS Antarnegara Menunjukkan Tren Positif

Peluncuran Program Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI)

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta,30 April 2026,redaksimedia.com-Kinerja QRIS Antarnegara juga menunjukkan tren positif. Volume transaksi dari wisatawan asing yang bertransaksi di Indonesia (inbound) lebih tinggi dibandingkan transaksi masyarakat Indonesia di luar negeri (outbound), dari sisi volume transaksi maupun nilai. Pada triwulan I 2026, total volume transaksi QRIS inbound mencapai 2,79 juta atau meningkat 222% (yoy), dengan nilai nominal Rp713,59 miliar. Sementara, transaksi volume QRIS outbound juga meningkat, tercatat 737.647 transaksi dengan nilai transaksi Rp249,26 miliar. Di lansir dari laman website bi.go.id Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo pada saat Peluncuran Program Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) Mengatakan Perkembangan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan dan pemanfaatan QRIS dalam transaksi lintas negara. Hal ini juga menegaskan pentingnya penguatan inovasi dan kesiapan talenta digital, untuk memastikan agar transformasi digital memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Program Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI): Digital Talenta Berdaya dan Berkarya (DIGDAYA) dan HACKATHON membekali para talenta digital dengan penguatan kompetensi teknis di bidang inovasi digital dan kewirausahaan. Dengan pembekalan ini, para talenta diajarkan untuk memahami kebutuhan pasar dan mengembangkan solusi yang relevan. Sejak diinisiasi, inovator muda menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk bergabung dalam ajang PIDI. Hal ini ditunjukkan jumlah submisi yang melampaui 2.000 proposal, hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2025. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, terpilih 800 tim yang lolos seleksi awal. Untuk mematangkan ide inovasinya, 800 tim ini selanjutnya akan mengikuti program pelatihan berbasis kebutuhan riil industri melalui tahapan pelatihan dasar (essential training), pelatihan lanjutan/ahli (practitioner training), dan proyek akhir (capstone project). Para peserta PIDI juga akan difasilitasi melalui business matching agar inovasi yang dikembangkan tidak hanya berhenti sebagai prototype tetapi juga dapat diaplikasikan di industri. Melalui PIDI, BI berupaya memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi dan keuangan digital nasional. Kerja bersama antara otoritas, dunia usaha, dan talenta muda bangsa, menegaskan komitmen dalam membangun struktur ekonomi digital yang kuat, aman, dan berdaya saing global yang terintegrasi.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *