Tingkatkan Kualitas Layanan Kearsipan, Kabupaten Buton Studi Tiru ke Sulawesi Selatan

banner 120x600
banner 468x60

Makassar,8 Juni 2026,redaksimedia.com-Upaya memperkuat tata kelola arsip yang profesional dan modern terus dilakukan pemerintah daerah. Salah satunya melalui kegiatan studi tiru yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Buton ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jasa Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperluas wawasan, berbagi pengalaman, serta mempelajari berbagai praktik terbaik dalam pengelolaan arsip yang telah diterapkan di Sulawesi Selatan.

banner 325x300

Rombongan dari Kabupaten Buton dipimpin langsung Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buton, Jufri T. S.Kom, M.Si dan diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof Dr Muhammad Jufri, M.Si., M.Psi., Psikolog.

Turut mendampingi dalam penyambutan tersebut Kepala UPT Jasa Kearsipan Sulsel, Hj Mustaana, S.Ksi., MM, Plt Sekretaris Dinas Andi Sucianita Hatta, SE., MM, Kepala Bidang Kearsipan Dr H Basri, S.Pd., M.Pd, serta Koordinator Arsiparis Irzal Natsir, SE., M.Si.

Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua instansi membahas berbagai aspek penyelenggaraan kearsipan, mulai dari pengelolaan arsip dinamis dan statis, sistem layanan kearsipan, hingga berbagai inovasi yang mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Di tengah tuntutan transformasi birokrasi dan digitalisasi layanan publik, arsip kini tidak lagi dipandang sekadar dokumen yang disimpan. Arsip telah menjadi sumber informasi penting yang mendukung proses pengambilan keputusan, menjaga memori institusi, sekaligus menjadi alat pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan.

Karena itu, kegiatan studi tiru dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia di bidang kearsipan.

Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof Muhammad Jufri menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Buton.

Menurutnya, pengembangan kearsipan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antar daerah agar kualitas layanan terus meningkat.

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian dari upaya bersama untuk membangun sistem kearsipan yang semakin baik. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, dan memperkuat sinergi dalam pengelolaan arsip,” ujarnya, Senin, 8/7/2026.

Prof Jufri berharap hubungan yang terjalin melalui kegiatan studi tiru tersebut tidak berhenti pada kunjungan semata, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang berkelanjutan dalam pengembangan penyelenggaraan kearsipan di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala UPT Jasa Kearsipan Sulsel, Hj Mustaana mengatakan studi tiru menjadi wadah yang efektif untuk memperkaya perspektif dan memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan arsip yang sesuai standar.

“Arsip bukan hanya soal penyimpanan dokumen, tetapi juga menjadi bukti akuntabilitas dan memori kolektif pemerintahan. Melalui arsip yang tertata dengan baik, setiap kebijakan, program, dan perjalanan pembangunan dapat terdokumentasi serta dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan pengelolaan arsip saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi yang cepat dan akurat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat saling belajar mengenai berbagai inovasi, sistem layanan, hingga strategi pengelolaan arsip yang efektif. Harapannya, seluruh lembaga kearsipan dapat terus berkembang dan mampu memberikan layanan yang semakin profesional kepada masyarakat,” katanya.

Selain sesi diskusi, rombongan juga berkesempatan meninjau sejumlah fasilitas dan layanan kearsipan yang dimiliki UPT Jasa Kearsipan Sulsel.

Kunjungan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai proses pengelolaan arsip, mulai dari penataan, pemeliharaan, hingga pelayanan kepada pengguna arsip.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat jejaring kerja sama antar lembaga kearsipan di Indonesia, khususnya antara Pemerintah Kabupaten Buton dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Melalui kolaborasi yang semakin erat, kualitas penyelenggaraan kearsipan di daerah diharapkan terus meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih tertib, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Loading

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *