BYD Tech Culture Fest 2026 Sambangi Semarang, Dorong Adopsi Kendaraan Energi Baru

banner 120x600
banner 468x60

SEMARANG,21 Juni 2026,redaksimedia.com – PT BYD Motor Indonesia kembali melanjutkan rangkaian BYD Tech Culture Fest (TCF) 2026 ke Kota Semarang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat terhadap perkembangan teknologi kendaraan energi baru di Indonesia. Bertempat di Gajahmada Plaza, Simpang Lima, festival ini menghadirkan perpaduan edukasi teknologi, pengalaman berkendara, dan sentuhan budaya lokal untuk mendekatkan masyarakat dengan teknologi electric vehicle (EV) dan Dual Mode (DM) yang dikembangkan BYD.

Semarang menjadi kota ketiga yang disambangi BYD setelah Jakarta dan Medan. Kota ini dipilih karena dinilai memiliki posisi strategis di Jawa Tengah, baik dari sisi pertumbuhan ekonomi, mobilitas masyarakat, maupun perkembangan minat terhadap kendaraan energi baru. BYD melihat Jawa Tengah sebagai salah satu wilayah yang menunjukkan tren positif dalam adopsi kendaraan ramah lingkungan, sekaligus memiliki potensi besar untuk terus berkembang di masa depan.

banner 325x300

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan saat ini lebih dari 1.600 kendaraan BYD telah digunakan di Jawa Tengah dan mewakili hampir 40 persen pangsa pasar EV di wilayah tersebut. Menurut dia, angka tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan energi baru, sekaligus menjadi sinyal bahwa transformasi mobilitas berkelanjutan di wilayah ini terus bergerak ke arah yang lebih kuat.

“Melalui BYD Tech Culture Fest Semarang 2026, kami ingin menghadirkan edukasi sekaligus kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan langsung teknologi unggulan BYD, baik EV maupun DM. Dengan memadukan eksplorasi teknologi, pengalaman berkendara, serta unsur budaya yang menjadi identitas kota ini, kami berharap masyarakat dapat melihat secara langsung bagaimana kendaraan energi baru dapat mendukung kebutuhan mobilitas mereka sehari-hari,” ujar Eagle Zhao dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).

Dalam festival ini, BYD tidak sekadar memamerkan kendaraan, tetapi juga menghadirkan Technology Zone yang memungkinkan pengunjung mengenal lebih dekat berbagai inovasi andalan perusahaan. Di area tersebut, masyarakat dapat mengeksplorasi teknologi seperti Blade Battery, e-Platform, hingga sistem Dual Mode (DM) yang menjadi fondasi pengembangan kendaraan energi baru BYD. Melalui pendampingan product expert, pengunjung diajak memahami manfaat teknologi tersebut dari sisi efisiensi, keamanan, performa, hingga fleksibilitas penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu area yang paling menarik perhatian dalam rangkaian BYD Tech Culture Fest adalah Monster Track, yakni arena eksplorasi kendaraan yang dirancang untuk memperlihatkan kemampuan mobil dalam menghadapi berbagai karakter medan. Di sini, pengunjung dapat merasakan langsung sesi test ride menggunakan DENZA B5 melintasi rintangan seperti tanjakan, jalan tidak rata, hingga jungkat-jungkit untuk menguji stabilitas dan kenyamanan kendaraan.

Selain itu, BYD juga membuka Test Drive Area yang memberi kesempatan kepada pengunjung untuk mencoba berbagai model kendaraan BYD dalam simulasi penggunaan harian. Beberapa model yang dapat dieksplorasi selama acara antara lain BYD M6 DM, BYD M6, BYD Dolphin, BYD Seal, BYD Sealion 7, dan BYD Atto 3. Melalui sesi ini, masyarakat dapat merasakan langsung respons akselerasi, kenyamanan kabin, handling, hingga fitur-fitur pintar yang ditawarkan masing-masing kendaraan.

Sebagai bagian dari agenda di Semarang, BYD juga menghadirkan BYD M6 DM Media Challenge, yang melibatkan jurnalis lokal untuk menguji efisiensi kendaraan dalam kondisi perjalanan nyata. Rute yang ditempuh mencakup kawasan perkotaan Semarang, jalur menanjak menuju Salatiga, area perkotaan Salatiga, hingga kawasan wisata di kaki Gunung Merbabu sebelum kembali ke Semarang. Dari hasil pengujian tersebut, tercatat biaya penggunaan kendaraan mulai dari Rp188 per kilometer, Rp221 per kilometer, hingga Rp224 per kilometer, yang menunjukkan efisiensi teknologi Dual Mode pada BYD M6 DM di berbagai kondisi jalan.

Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan hasil uji coba tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana teknologi Dual Mode dapat menghadirkan efisiensi dan fleksibilitas yang relevan bagi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. Menurut dia, pengalaman langsung di lapangan menjadi cara paling efektif untuk memperkenalkan manfaat teknologi kendaraan energi baru kepada publik.

Tak hanya menonjolkan sisi teknologi, BYD juga merancang festival ini sebagai ruang yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Suasana pembukaan di Semarang dibuat khas dengan menghadirkan pertunjukan Wayang Orang, alunan Bonang, serta prosesi pemukulan gong tradisional sebagai representasi kekayaan budaya lokal. Pengunjung juga dapat menikmati area F&B Bazaar berisi kuliner khas Semarang, Kids Area, hingga beragam aktivitas interaktif yang melibatkan komunitas dan pelaku usaha lokal.

BYD menilai pendekatan semacam ini penting agar teknologi kendaraan energi baru tidak dipandang sebagai sesuatu yang jauh dari masyarakat. Sebaliknya, inovasi tersebut diharapkan dapat hadir lebih dekat, mudah dipahami, dan terasa relevan dengan kebutuhan mobilitas harian, baik untuk aktivitas di dalam kota maupun perjalanan jarak menengah dan jauh.

Melalui BYD Tech Culture Fest 2026, BYD menegaskan komitmennya untuk terus mendorong literasi masyarakat terhadap teknologi kendaraan energi baru di berbagai daerah di Indonesia. Setelah Jakarta, Medan, dan Semarang, roadshow ini akan berlanjut ke kota-kota lain sebagai bagian dari upaya mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan sekaligus mendukung pengembangan ekosistem mobilitas berkelanjutan di Tanah Air.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *