Makassar,2 Juli 2026,redaksimedia.com-Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sulawesi Selatan kini didorong untuk terus meningkatkan kompetensi seiring perubahan regulasi yang mewajibkan setiap aparatur mengembangkan kapasitas diri.
Menjawab tantangan tersebut, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulsel menghadirkan berbagai metode pembelajaran yang lebih fleksibel melalui platform digital, salah satunya Webinar ASN Adaptif.
Kepala BPSDM Sulsel, Prof Muhammad Jufri, mengatakan perubahan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara yang menegaskan bahwa setiap ASN wajib mengembangkan kompetensinya.
“Kalau dulu ASN hanya dibatasi minimal 20 jam pelajaran per tahun, sekarang undang-undang menegaskan setiap ASN wajib mengembangkan kompetensinya. Pertanyaannya, bagaimana caranya? Tidak harus selalu melalui pelatihan tatap muka, tetapi juga bisa memanfaatkan pembelajaran digital,” kata Jufri, Kamis, 2 Juli 2026.
Ia mengatakan BPSDM Sulsel mengembangkan Learning Management System (LMS) yang memungkinkan ASN belajar secara mandiri. Melalui platform tersebut, peserta dapat memilih materi sesuai kebutuhan, mengikuti evaluasi, hingga memperoleh sertifikat yang secara otomatis tercatat dalam sistem e-kinerja.
“Satu kali mengikuti pembelajaran nilainya setara tiga jam pelajaran. Setelah lulus, sertifikatnya langsung masuk ke e-kinerja ASN,” ujarnya.
Webinar ASN Adaptif digelar rutin setiap dua pekan. Program yang dimulai sejak 2024 itu kini telah memasuki seri ke-63 dengan peserta tidak hanya berasal dari lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel, tetapi juga pemerintah kabupaten/kota hingga ASN dari berbagai daerah di Indonesia.
Setiap penyelenggaraan webinar mengangkat tema yang berbeda, mulai dari penguatan kompetensi manajerial, teknis, sosial kultural hingga isu-isu aktual yang berkaitan dengan tugas aparatur.
Beberapa materi yang paling banyak diminati di antaranya pembahasan mengenai pengentasan kemiskinan, perlindungan anak dari perundungan digital, mitigasi risiko pengadaan barang dan jasa pemerintah, hingga penguatan nilai-nilai spiritual ASN.
Pada sejumlah tema, jumlah peserta bahkan mencapai sekitar 5.000 orang dalam satu kali pelaksanaan.
Hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 137.615 ASN tercatat telah mengikuti Webinar ASN Adaptif.
Dari jumlah tersebut, BPSDM Sulsel telah menerbitkan 141.108 sertifikat kompetensi yang dapat dikonversi sebagai jam pelajaran pengembangan kompetensi ASN.
Jufri mengatakan tingginya partisipasi peserta juga diikuti tingkat kepuasan yang sangat baik. Berdasarkan survei yang dilakukan BPSDM Sulsel, mayoritas peserta menyatakan sangat puas terhadap pelaksanaan webinar.
“Peserta menilai materi yang diberikan relevan dengan pekerjaan sehari-hari, aplikatif, dan membantu meningkatkan produktivitas mereka dalam menjalankan tugas sebagai ASN,” katanya.
Menurut Jufri, hasil tersebut menunjukkan pengembangan kompetensi tidak lagi bergantung pada pelatihan konvensional.
Pemanfaatan teknologi digital mampu memperluas akses belajar sehingga ASN dapat meningkatkan kapasitasnya kapan saja tanpa mengganggu pelaksanaan tugas pelayanan publik.
Ia menambahkan, pelaksanaan Webinar ASN Adaptif mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman yang menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur.
Menurutnya, ASN yang kompeten menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin baik kepada masyarakat.
Karena itu, BPSDM Sulsel mengajak seluruh ASN, baik di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel maupun pemerintah kabupaten/kota, untuk memanfaatkan berbagai sarana pembelajaran yang telah disediakan.
“Harapan kami seluruh ASN terus meningkatkan kompetensinya. Semakin banyak ASN yang belajar dan mengembangkan diri, maka akan lahir aparatur yang semakin unggul, adaptif, dan berkinerja tinggi untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta mewujudkan Sulawesi Selatan yang maju dan berkarakter,” tutup Jufri.
















