Poltekpar Makassar Gelar Diskusi GM’s Talk, Bahas Regenerasi dan Kesiapan Calon Pemimpin Hotel

banner 120x600
banner 468x60

Makassar, 16 Oktober 2026,redaksimedia.com — Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar memperkuat sinergi dengan industri perhotelan melalui kegiatan Key to Success: Coaching & GM’s Talk, hasil kolaborasi Program Studi Pengelolaan Perhotelan (PPH) dengan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Haluan Room, Hotel D’Anjong, Poltekpar Makassar, Jumat (16/10), dengan peserta mahasiswa Program Studi Pengelolaan Perhotelan.

Kegiatan ini menghadirkan lima General Manager (GM) hotel sebagai narasumber, yakni Andritiyo Hartoyo, A.Md.Par., GM Whiz Prime Hotel Sudirman, yang juga bertindak sebagai moderator; Andi Junaidi Salam, GM The Rinra Hotel; Andi Linda Iryani, S.E., GM Makassar Golden Hotel; Moch Ikhsan RF, GM Whiz Prime Hotel Hasanuddin; serta Yuni Wardiyani, S.Ak., GM Aerotel Smile. Secara keseluruhan, kegiatan ini dihadiri 10 GM yang tergabung dalam IHGMA DPD Sulawesi Selatan, termasuk lima GM yang berbagi pengalaman sebagai narasumber.

banner 325x300

Mengusung tema kunci utama mencapai kesuksesan melalui pengalaman inspiratif para GM hotel, kegiatan ini dikemas dalam bentuk talkshow dan diskusi interaktif. Forum tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berdialog langsung dengan para pemimpin industri mengenai perjalanan karier, penguasaan soft skills, serta kompetensi yang diperlukan untuk mencapai posisi puncak di industri perhotelan. Regenerasi kepemimpinan turut menjadi perhatian dalam diskusi sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan berkelanjutan.

Dalam diskusi, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai tahapan karier di industri perhotelan, mulai dari posisi operasional seperti front office, housekeeping, serta food and beverage, hingga jenjang supervisor, kepala departemen, dan manajemen hotel. Setiap tahapan membutuhkan peningkatan kompetensi, pengalaman, kemampuan mengelola tim, serta pemahaman terhadap operasional dan target bisnis hotel.

Para praktisi juga berbagi perspektif mengenai pentingnya pengalaman lintas departemen dan kemauan untuk terus belajar. Pemahaman terhadap operasional, keuangan, pemasaran, sumber daya manusia, serta kualitas pelayanan menjadi bekal penting bagi calon pemimpin untuk melihat pengelolaan hotel secara menyeluruh dan mengambil keputusan secara tepat.

Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, S.Sos., MM.Par., CHE, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para pemimpin industri yang telah memiliki pengalaman profesional.

“Kalau mau jadi GM, belajar dengan para GM. Ini kesempatan baik, tidak mudah mengumpulkan GM se-Kota Makassar untuk berbagi ilmu dengan kita semua,” ujarnya.

Ia mendorong mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap pengetahuan dan pengalaman para praktisi sebagai bekal dalam membangun karier profesional. Menurutnya, kesiapan menjadi pemimpin tidak hanya ditentukan oleh penguasaan aspek teknis perhotelan, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, membangun kerja sama, menyelesaikan masalah, beradaptasi, serta mengambil keputusan.

Ketua IHGMA DPD Sulawesi Selatan, Zulkifli Nur, S.E., dalam sambutannya turut menyoroti pentingnya regenerasi kepemimpinan di industri perhotelan. Penyiapan generasi penerus menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan industri, sehingga mahasiswa sebagai calon tenaga profesional perlu memperoleh wawasan dan kesempatan belajar langsung dari para praktisi.

Regenerasi kepemimpinan tidak sekadar berkaitan dengan pergantian pemimpin, tetapi juga mencakup transfer pengetahuan, pendampingan, pengembangan kompetensi, dan pemberian kesempatan untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar. Melalui interaksi dengan para GM, mahasiswa diharapkan dapat memahami pentingnya membangun karakter profesional, integritas, kedisiplinan, serta kepercayaan dalam perjalanan karier.

Diskusi berlangsung interaktif dengan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengajukan pertanyaan dan menggali pengalaman para narasumber. Pembahasan mencakup tantangan dunia kerja, pengembangan diri, kemampuan menghadapi tekanan, pengelolaan tim, hingga penerapan soft skills dalam menjaga kualitas pelayanan dan menyelesaikan persoalan operasional.

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan wisatawan, pemimpin hotel juga dituntut mampu menyeimbangkan kualitas layanan dengan efisiensi operasional, produktivitas karyawan, reputasi hotel, dan keberlanjutan bisnis. Karena itu, mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak masa pendidikan melalui penguatan kompetensi teknis, penguasaan bahasa asing, literasi digital, pengalaman praktik, serta kemampuan interpersonal yang relevan dengan kebutuhan industri.

Melalui Key to Success: Coaching & GM’s Talk, Poltekpar Makassar memperkuat kolaborasi antara pendidikan vokasi dan industri perhotelan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa Program Studi Pengelolaan Perhotelan sekaligus menumbuhkan motivasi untuk merencanakan pengembangan karier secara bertahap menuju posisi kepemimpinan di industri perhotelan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *