PKM Pasca Sarjana Magister Manajemen Dorong Literasi Digital Marketing bagi Perempuan UMKM di Paccinongan, Gowa

Oplus_131072
banner 120x600
banner 468x60

GOWA Sabtu 24 Oktober 2026,redaksimedia.com– Pascasarjana Magister Manajemen (PPs MM) STIEM Bongaya, kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Literasi Digital Marketing untuk Meningkatkan Kreativitas, Produktivitas, dan Kemandirian Ekonomi pada Perempuan UMKM” di Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan memanfaatkan peluang ekonomi yang semakin terbuka melalui pemasaran berbasis digital.
Kegiatan PKM ini dihadiri oleh kelompok perempuan UMKM dalam upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk pengembangan usaha,dengan pendamping Ibu Nurhayati.

Pendekatan Baru: Perguruan Tinggi Hadir Langsung di Tengah Masyarakat
Berbeda dengan pelaksanaan PKM sebelumnya yang umumnya dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah desa, kelurahan, atau kecamatan, kegiatan kali ini mengusung pendekatan yang langsung kepada kelompok masyarakat sebagai mitra pengabdian, demikian disampaikan oleh Yana Fajriah sebagai Ketua Prodi Magister Manajemen dalam sambutannya. Pelaksanaan PKM ini sekaligus memperkuat peran Pascasarjana Magister Manajemen STIEM Bongaya dalam mengembangkan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kapasitas, pemberdayaan ekonomi, dan keberlanjutan usaha, lanjutnya.
Senada dengan itu Ketua Panitia PKM M.Rival Firdaus menyampaikan bahwa Kelompok Perempuan UMKM di Kelurahan Paccinongan dipilih sebagai mitra kegiatan agar proses pemberdayaan dapat berangkat dari kebutuhan nyata para pelaku usaha, sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam meningkatkan kapasitas ekonomi keluarga.
Pendekatan ini menegaskan bahwa pengabdian perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada kegiatan formal dan kelembagaan, tetapi juga pada upaya membangun hubungan langsung dengan masyarakat, memahami tantangan yang dihadapi, serta menghadirkan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, perempuan pelaku UMKM diharapkan memperoleh wawasan mengenai pentingnya literasi digital, strategi pemasaran melalui media sosial, pengembangan kreativitas dalam membuat konten promosi, serta pemanfaatan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar.

banner 325x300

Digital Marketing sebagai Sarana Pemberdayaan Ekonomi Perempuan
Pemateri utama dalam kegiatan ini adalah Muh Aisyar Mata, Mahasiswa PPs MM dan juga Kary Bank Mandiri Cabang Malino. Dalam Materi menyampaikan bahwa Di tengah persaingan usaha yang semakin dinamis, kemampuan memasarkan produk secara digital menjadi salah satu aspek penting bagi keberlanjutan UMKM. Produk yang berkualitas perlu didukung oleh strategi promosi yang tepat agar dapat dikenal lebih luas, menjangkau konsumen potensial, dan meningkatkan peluang penjualan.
Maka dari itu, literasi digital marketing tidak hanya dipahami sebagai kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup keterampilan menyajikan produk secara menarik, membangun komunikasi dengan pelanggan, mengembangkan identitas usaha, serta memanfaatkan media digital secara aktif dan produktif.
Bagi kelompok perempuan UMKM, penguasaan keterampilan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan diri dalam menjalankan usaha, membuka peluang inovasi produk dan pemasaran, serta mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
Kegiatan ini dihadiri oleh 25 orang peserta yang sangat antusias mengikuti kegiatan dan bertanya kepada pemateri . kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bersama antara perguruan tinggi dan masyarakat. Pengetahuan akademik diharapkan dapat diterapkan sesuai dengan kondisi usaha yang dijalankan peserta, sehingga manfaat kegiatan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dapat dilanjutkan dalam praktik pengembangan usaha sehari-hari.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *