Makassar, 8 September 2026,redaksimedia.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melalui Cabang Makassar kembali mengangkut bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) menggunakan KM Lambelu. Bantuan yang diberangkatkan dari Pelabuhan Makassar pada Senin (8/9) tersebut merupakan gabungan bantuan yang dikirim dari Jakarta dan bantuan yang dihimpun masyarakat NTT di Makassar.
Kepala Cabang PELNI Makassar Ridwan Mandaliko mengatakan PELNI terus mendukung kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan dengan mengoptimalkan layanan kapal yang melayani rute menuju wilayah NTT.
“PELNI berkomitmen membantu memperlancar distribusi bantuan untuk masyarakat terdampak gempa di NTT. Kami tidak hanya menerima bantuan yang transit dari Jakarta, tetapi juga memfasilitasi bantuan yang dihimpun masyarakat NTT di Makassar agar dapat segera dikirim dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ridwan.
Pada pengiriman menggunakan KM Lambelu, total bantuan yang termuat mencapai 407 koli dengan total volume sekitar 29,2 ton/m³. Jumlah tersebut terdiri dari 121 koli bantuan transit dari Jakarta sebanyak 24,2 ton/m³ dan 286 koli bantuan yang dihimpun dari Makassar sebanyak sekitar 5 ton/m³.
Bantuan dari Jakarta merupakan kiriman Partai Golkar yang sebelumnya diangkut menggunakan KM Dobonsolo. Dari total 200 koli jumbo bag dengan volume sekitar 40 ton/m³, sebanyak 121 koli atau 24,2 ton/m³ telah dimuat ke KM Lambelu. Sementara itu, sebanyak 79 koli atau sekitar 15,8 ton/m³ sisanya akan diangkut menggunakan KM Bukit Siguntang pada 11 September 2026.
Sementara itu, bantuan yang dihimpun dari Makassar berasal dari Garda Flobamora Sulawesi Selatan sebanyak 286 koli. Bantuan tersebut terdiri dari 180 koli beras, 19 koli pakaian layak pakai, serta 87 koli paket kebutuhan pokok yang meliputi makanan ringan, minyak goreng, tepung, mi instan, perlengkapan bayi, dan perlengkapan mandi.
“Dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam upaya bersama membantu saudara-saudara kita di NTT. PELNI akan terus memberikan dukungan melalui konektivitas laut yang kami miliki agar bantuan dapat dikirim secara aman dan tepat waktu,” tambah Ridwan.
Adapun KM Lambelu telah berangkat dari Pelabuhan Makassar pada Senin (7/9) pukul 21.00 WITA dan diperkirakan tiba di Pelabuhan Maumere pada Rabu (9/9) pukul 03.00 WITA.
PELNI terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam mendukung kelancaran pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak. Pengangkutan bantuan dilakukan dengan memanfaatkan layanan kapal PELNI yang melayani rute reguler menuju NTT selama masa tanggap bencana.
















